Page Rank Promoter
Uncategorized

Sejarah Psikologi

Rudolph Goclenius, seorang filsuf skolastik Jerman, dikreditkan dengan konsep “psikologi” pada tahun 1590-an. Kata psikologi berasal dari kata Yunani psyche, yang berarti “jiwa” atau “roh.” Sebelumnya, psikologi juga dianggap sebagai studi tentang jiwa. Hingga akhir abad ke-19, psikologi dianggap sebagai bagian dari filsafat.

Pada tahun 1879, Wilhelm Wundt mendirikan sebuah laboratorium di Universitas Leipzig di Jerman yang utamanya memperhatikan studi psikologi. Belakangan, William James menerbitkan bukunya pada tahun 1890 berjudul Principles of Psychology, yang menetapkan sejumlah praktik untuk jenis pertanyaan yang akan menjadi fokus psikolog untuk tahun-tahun mendatang. Psikologi Humanistik Kontributor awal penting lainnya di bidang ini termasuk Hermann Ebbinghaus, yang memimpin studi tentang memori, dan Ivan Pavlov dari Rusia, yang mengungkapkan proses pembelajaran pengkondisian klasik. Sementara itu, Sigmund Freud, yang memiliki kualifikasi sebagai ahli saraf dan tidak memiliki pelatihan yang diakui dalam psikologi eksperimental, menetapkan metode fungsional psikoterapi yang dikenal sebagai psikoanalisis.

Pemahaman Freud tentang pikiran sebagian besar didasarkan pada metode interpretatif dan introspeksi, tetapi dia terutama berfokus pada menentukan tekanan Jasa Konseling mental dan psikopatologi. Teori Freud terbukti sangat sukses. Edward Thorndike dan BF Skinner adalah pelopor yang memperjuangkan konsep behaviorisme. Behaviorisme adalah model terdepan dalam psikologi untuk sebagian besar awal abad ke-20, terutama karena pembentukan dan penerapan teori pengkondisian yang berkembang pesat sebagai model ilmiah dari perilaku manusia.

Namun, selama periode waktu itu menjadi jelas bahwa, meskipun behaviorisme telah membuat beberapa penemuan yang signifikan, ia diinginkan sebagai teori pemandu perilaku manusia. Psikologi humanistik muncul pada 1950-an dan terus berlanjut sebagai tanggapan terhadap pendekatan positif dan ilmiah terhadap pikiran. Ini menekankan pada pandangan fenomenologis pengalaman manusia dan berusaha memahami manusia dan perilaku mereka dengan melakukan penelitian kualitatif.

Sejarah psikologi telah berevolusi dan berkembang pesat selama berabad-abad. Studi, penelitian, dan penemuannya sangat membantu dalam memahami baik perilaku manusia maupun pola pikir manusia.

Leave a Reply